Peta Kenampakan Hilal Sya'ban 1437 H. Pada petang hari Sabtu, 7 Mei 2016, bulan sabit akan terlihat di sebagian besar wilayah dunia, meskipun untuk Indonesia bantuan alat optis akan diperlukan untuk bisa melihat hilal. Dengan demikian, 1 Sya'ban 1437 H bertepatan dengan Ahad, 8 Mei 2016.
[alert] Anda mungkin mencari: Bulan Sya’ban 1439 H (2018)? [/alert]
Bulan Sya’ban 1437 H akan dimulai sekitar minggu ke-2 Mei 2016. Ijtima’ akhir bulan Rajab 1437 H terjadi pada Jum’at, 6 May 2016 19:31 UTC (atau Sabtu, 7 Mei 2016, 2:31 WIB). Berdasarkan data imkan rukyat global, hilal Sya’ban akan terlihat pada petang hari Sabtu, 7 Mei 2016 di sebagian besar wilayah dunia. Dengan demikian, 1 Sya’ban 1437 H dimulai pada Ahad, 8 Mei 2016.
Bulan Sya’ban 1437 H diperkirakan berumur 29 hari sehingga berakhir pada Ahad, 5 Juni 2016.
Tanggal Nishfu Sya’ban (15 Sya’ban 1437 H) jatuh pada malam Ahad, 22 Mei 2016. Tetapi malam bulan purnama Sya’ban bisa jadi terjadi sehari sebelumnya.
Namun demikian, untuk wilayah Indonesia, ada kemungkinan hilal tidak akan terlihat kasat mata pada hari Sabtu tersebut. Menurut peta kenampakan hilal di bawah ini, hilal hanya akan terlihat dengan bantuan alat optis. Karena itulah 1 Sya’ban 1437 H di Indonesia bisa juga mundur sehari menjadi hari Senin, 9 Mei 2016 jika hilal tidak terlihat.
Lihat juga:
Semoga bermanfaat.
Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal) untuk menentukan awal…
Mahkamah Agung Arab Saudi telah meminta rakyat kerajaan untuk melakukan rukyatul hilal Syawal 1447 H…
Berikut ini adalah informasi astronomis mengenai posisi hilal penentu 1 Syawal 1447 Hijriyah (Idul Fitri…
Bulan Ramadan 1447 H telah ditetapkan oleh setiap negeri atau otoritas keagamaan di seluruh dunia.…
Berikut ini adalah tulisan dari Pondok Lirboyo yang menggali dalil puasa di bulan Rajab. Hal…
Pemerintah RI, melalui Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama telah menerbitkan Kalender Hijriah 2026 M dalam bentuk…