Peta visibilitas hilal 1 Dzulhijah 1447 H pada petang hari Ahad, 17 Mei 2026 M. Dapat dilihat bahwa wilayah Arab Saudi berada pada arsiran berwarna hijau di mana bulan sabit akan dengan mudah dilihat dengan mata telanjang.
Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal) untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1447 H—bulan terakhir dalam kalender Hijriah sekaligus bulan pelaksanaan ibadah haji—akan dilaksanakan pada Ahad petang, 17 Mei 2026.
Melalui pernyataan resminya, pihak Mahkamah Agung mengimbau seluruh umat Muslim di wilayah Kerajaan Arab Saudi untuk turut serta mengamati munculnya hilal pada hari tersebut. Partisipasi masyarakat dalam pemantauan ini sangat diharapkan guna memastikan ketetapan awal bulan Zulhijah yang akurat.
Pelaksanaan rukyatul hilal pada hari Ahad mendatang memiliki catatan penting terkait penanggalan. Berdasarkan kalkulasi matematis dalam kalender Ummul Qura, hari Ahad tersebut sejatinya bertepatan dengan tanggal 30 Zulkaidah. Namun, merujuk pada keputusan Mahkamah Agung Arab Saudi sebelumnya, hari Ahad tersebut dihitung sebagai tanggal 29 Zulkaidah.
Oleh karena itu, pengamatan hilal pada Ahad petang menjadi penentu apakah bulan Zulkaidah akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal) atau bulan baru Zulhijah dimulai pada keesokan harinya.
Kabar baik bagi para pemerhati astronomi dan masyarakat umum, pemantauan hilal pada Ahad petang diprediksi akan berlangsung relatif mudah. Berdasarkan peta visibilitas hilal (HilalMap), bulan sabit diperkirakan dapat terlihat dengan jelas menggunakan mata telanjang di wilayah Arab Saudi dan sebagian besar negara di kawasan Timur Tengah.
Kondisi atmosfer yg relatif bersis dan posisi hilal yang cukup tinggi di atas ufuk memberikan peluang besar bagi keberhasilan rukyatul hilal pada petang tersebut. Dengan demikian, 1 Dzulhijah 1447 H di Arab Saudi akan ditetapkan bertepatan dengan hari Senin, 18 Mei 2026 M dan Wukuf di Arafah – puncak ibadah Haji – akan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 dan Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026.
Pengumuman ini dirilis secara resmi pada hari Jumat, 15 Mei 2026, dan dipublikasikan melalui kantor berita resmi pemerintah Saudi, Saudi Press Agency (SPA) melalui tautan: https://www.spa.gov.sa/N2586437.
Mari kita nantikan bersama hasil keputusan resmi dari Mahkamah Agung Arab Saudi yang akan menentukan kapan dimulainya hari-hari istimewa di bulan Zulhijah, termasuk hari raya Idul Adha 1447 H.
Mahkamah Agung Arab Saudi telah meminta rakyat kerajaan untuk melakukan rukyatul hilal Syawal 1447 H…
Berikut ini adalah informasi astronomis mengenai posisi hilal penentu 1 Syawal 1447 Hijriyah (Idul Fitri…
Bulan Ramadan 1447 H telah ditetapkan oleh setiap negeri atau otoritas keagamaan di seluruh dunia.…
Berikut ini adalah tulisan dari Pondok Lirboyo yang menggali dalil puasa di bulan Rajab. Hal…
Pemerintah RI, melalui Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama telah menerbitkan Kalender Hijriah 2026 M dalam bentuk…
Bulan Syawal 1446 H secara resmi telah diumumkan kapan awalnya oleh berbagai negeri kaum muslimin.…