Paling Sering Dilihat

  • Kalender Islam NU Tahun 2023 – Versi PDF (91,914)
    Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) telah menerbitkan Kalender Islam Tahun 2023 M yang mendasarkan tanggal-tanggal islam dengan hisab imkanur rukyat sesuai kriteria MABIMS yang baru (Kriteria 364). NU memberi tajuk kalender ini sebagai: "Almanak 2023 (1444/1445 H)". Kalender ini meliputi tahun hijriyah 1444 hingga 1445. Tema kalendernya adalah "Satu Abad Nahdlatul Ulama". Penentuan awal bulan ... <a title="Foto Satelit: Longsor Gunung Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Anyer 2018" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2018/12/foto-satelit-longsor-gunung-anak-krakatau-diduga-penyebab-tsunami-anyer-2018/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Foto Satelit: Longsor Gunung Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Anyer 2018">Baca Selengkapnya</a>
  • Koleksi Kata Mutiara Islam Bertambah (88,388)
    Widget "Kata Mutiara Islam Harian" yang diluncurkan bebarapa waktu lalu, alhamdulillah, cukup mendapat hati dari para pengunjung. Ia telah digunakan oleh lebih dari 1000 orang hingga saat ini. Hari ini saya berkesempatan menambah koleksi kata mutiara yang akan ditampilkan pada widget tersebut. Jika sebelumnya kata mutiara islam berbahasa indonesia hanya berjumlah sekitar 50 hikmah, kini ... <a title="Foto Satelit: Longsor Gunung Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Anyer 2018" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2018/12/foto-satelit-longsor-gunung-anak-krakatau-diduga-penyebab-tsunami-anyer-2018/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Foto Satelit: Longsor Gunung Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Anyer 2018">Baca Selengkapnya</a>
  • Kapan Hari Lahirmu dalam Kalender Hijriyah? (81,144)
    Hmm, mungkin tak banyak yang bertanya seperti itu. Penyebabnya tak lain karena kita telah terlanjur terbiasa dengan sistem penanggalan masehi. Dan sistem kalender islam hanya kita pakai untuk kegiatan keagamaan atau ibadah ritual saja. Tetapi paling tidak dalam beberapa kesempatan, kita tetap memerlukan perangkat atau cara untuk mengetahui: tanggal berapa dalam kalender hijriyah sebuah peristiwa ... <a title="Foto Satelit: Longsor Gunung Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Anyer 2018" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2018/12/foto-satelit-longsor-gunung-anak-krakatau-diduga-penyebab-tsunami-anyer-2018/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Foto Satelit: Longsor Gunung Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Anyer 2018">Baca Selengkapnya</a>
Categories: Dari AndaSains

Foto Satelit: Longsor Gunung Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Anyer 2018

Setelah terjadinya gelombang tsunami yang menerjang kawasan pantai Anyer, Propinsi Banten dan sekitarnya, para ahli mencoba mencari tahu penyebab munculnya tsunami. BMKG sempat menyatakan itu bukan tsunami karena tidak adanya gempa tektonis yang biasanya mendahului kejadian tsunami. Namun, bukti-bukti semakin kuat bahwa aktivitas letusan gunung Anak Krakatau di Selat Sunda adalah penyebabnya.

Gunung Anak Krakatau sendiri telah beberapa bulan terakhir ini aktif meletus, baik kecil maupun besar. Letusan ini disertai dengan semburan lava yang terus menerus menambah timbunan material bebatuan di sekitar lereng gunung. Para ahli sejak lama sudah memperkirakan bahwa timbunan material yang sedemikian cepat menumpuk pada lereng gunung Anak Krakatau sangat rentan untuk longsor. Mereka memperkirakan longsor bisa terjadi terutama di sisi barat daya yang curam karena mengarah kepada pusat kaldera yang dalam bekas letusan dahsyat Krakatau tahun 1883. Jika longsor terjadi, maka akan memicu terjadinya tsunami. Demikian salah satu kesimpulan dari hasil penelitian di tahun 2012 mengenai potensi tsunami gunung Anak Krakatau.

Peta topologi gunung Anak Krakatau yang menunjukkan kecuraman lereng gunung yang rentan terhadap longsor yang berpotensi memicu tsunami.

Penelitian ini bahkan membuat simulasi besarnya gelombang tsunami dan kapan ia menerjang kawasan pantai di seputar Selat Sunda. Pantai Anyer, Labuah, Tanjung Lesung akan diterjang gelombang tsunami setinggi 1-5 m dalam 30-40 menit pasca longsor Anak Kraktau (sumber: researchgate). Prediksi ini amat mirip dengan kejadian tsunami 22 Desember 2018 yang terjadi sekitar 30 menit setelah letusan gunung Anak Krakatau.

Foto-foto satelit juga mengkonfirmasi terjadinya longsor di bagian lereng barat daya gunung Anak Krakatau. Dari gambar animasi sebelum dan sesudah kejadian tsunami di bawah ini, terlihat bagaimana sebagian sisi barat daya gunung tersebut telah lenyap  (Sumber: Hareldan).

Gambar serupa setelah kejadian tsunami menunjukkan gelombang laut yang konsentris, berasumber dari gunung Anak Krakatau. Gelombang ini diduga terjadi karena getaran atau guguran lava, atau longsor dari Anak Krakatau.

Semoga kita semua bisa belajar dan mengambil hikmah dari kejadian semacam ini.

Habib bin Hilal

Habib bin Hilal adalah pengelola dan Editor dari blog ini serta situs Alhabib - Mewarnai dengan Islam.

Recent Posts

Arab Saudi Akan Laksanakan Rukyatul Hilal Zulhijah 1447 H pada Ahad, 17 Mei 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal) untuk menentukan awal…

5 bulan ago

Arab Saudi: Idul Fitri Jatuh Pada Hari Jumat, 20 Maret 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah meminta rakyat kerajaan untuk melakukan rukyatul hilal Syawal 1447 H…

7 bulan ago

Informasi Kapan 1 Syawal 1447 H (2026 M)

Berikut ini adalah informasi astronomis mengenai posisi hilal penentu 1 Syawal 1447 Hijriyah (Idul Fitri…

8 bulan ago

Kumpulan Foto Bulan Sabit (Hilal) 1 Ramadan 1447 H

Bulan Ramadan 1447 H telah ditetapkan oleh setiap negeri atau otoritas keagamaan di seluruh dunia.…

8 bulan ago

Boleh atau Tidak Puasa Rajab?

Berikut ini adalah tulisan dari Pondok Lirboyo yang menggali dalil puasa di bulan Rajab. Hal…

10 bulan ago

Unduh Kalender Islam 2026, Resmi Dari Kemenag RI

Pemerintah RI, melalui Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama telah menerbitkan Kalender Hijriah 2026 M dalam bentuk…

11 bulan ago