Paling Sering Dilihat

  • Kalender Islam NU Tahun 2023 – Versi PDF (91,913)
    Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) telah menerbitkan Kalender Islam Tahun 2023 M yang mendasarkan tanggal-tanggal islam dengan hisab imkanur rukyat sesuai kriteria MABIMS yang baru (Kriteria 364). NU memberi tajuk kalender ini sebagai: "Almanak 2023 (1444/1445 H)". Kalender ini meliputi tahun hijriyah 1444 hingga 1445. Tema kalendernya adalah "Satu Abad Nahdlatul Ulama". Penentuan awal bulan ... <a title="Berkah Shalawat Nabi: Menghapus Dosa & Meraih Cita-cita" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2015/07/berkah-shalawat-nabi-menghapus-dosa-meraih-cita-cita/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Berkah Shalawat Nabi: Menghapus Dosa & Meraih Cita-cita">Baca Selengkapnya</a>
  • Koleksi Kata Mutiara Islam Bertambah (88,388)
    Widget "Kata Mutiara Islam Harian" yang diluncurkan bebarapa waktu lalu, alhamdulillah, cukup mendapat hati dari para pengunjung. Ia telah digunakan oleh lebih dari 1000 orang hingga saat ini. Hari ini saya berkesempatan menambah koleksi kata mutiara yang akan ditampilkan pada widget tersebut. Jika sebelumnya kata mutiara islam berbahasa indonesia hanya berjumlah sekitar 50 hikmah, kini ... <a title="Berkah Shalawat Nabi: Menghapus Dosa & Meraih Cita-cita" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2015/07/berkah-shalawat-nabi-menghapus-dosa-meraih-cita-cita/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Berkah Shalawat Nabi: Menghapus Dosa & Meraih Cita-cita">Baca Selengkapnya</a>
  • Kapan Hari Lahirmu dalam Kalender Hijriyah? (81,142)
    Hmm, mungkin tak banyak yang bertanya seperti itu. Penyebabnya tak lain karena kita telah terlanjur terbiasa dengan sistem penanggalan masehi. Dan sistem kalender islam hanya kita pakai untuk kegiatan keagamaan atau ibadah ritual saja. Tetapi paling tidak dalam beberapa kesempatan, kita tetap memerlukan perangkat atau cara untuk mengetahui: tanggal berapa dalam kalender hijriyah sebuah peristiwa ... <a title="Berkah Shalawat Nabi: Menghapus Dosa & Meraih Cita-cita" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2015/07/berkah-shalawat-nabi-menghapus-dosa-meraih-cita-cita/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Berkah Shalawat Nabi: Menghapus Dosa & Meraih Cita-cita">Baca Selengkapnya</a>

Berkah Shalawat Nabi: Menghapus Dosa & Meraih Cita-cita

Nabi Muhammad, saw. sungguh memiliki akhlak mulia dan kedudukan tinggi di sisi Allah. Bahkan Allah dan para malaikat-Nya sampai mengucapkan shalawat kepada beliau. Bagaimana dengan kita?

إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepada Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”. (QS Al-Ahzab [33]: 56).

Keutamaan Shalawat Nabi

Dari Sayyidina Abdullah bin Mas’ud R.a, bahwa Rasulullah S.a.w bersabda:
“Sesungguhnya manusia yang paling utama denganku pada hari kiamat ialah yang paling banyak bershalawat ke atasku.” (HR Tirmidzi).

Orang yang bershalawat atas Nabi S.a.w tidak akan pernah rugi dan akan menuai kebahagiaan dan keberuntungan yang sangat besar di dunia dan di akhirat. Rasulullah S.a.w bersabda; “Shalawat kalian kepadaku itu merupakan pengawal bagi doa kalian, perolehan keridhaan Tuhan kalian, dan pembersih amal-amal kalian.”. (Diriwayatkan oleh Al-Dailamy R.a dari Sayyidina Ali K.w).

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

Dari Abu Huraihah R.a, dari Rasulullah S.a.w, Beliau bersabda; “Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah bershalawat kepadanya (melimpahkan rahmat) sepuluh kali.”. (HR Muslim).

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشَرَ خَطِيْئَاتٍ، وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ

“Siapa yang (membaca) shalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya (merahmatinya) sepuluh kali dan dihapuskan baginya sepuluh kesalahan serta diangkat untuknya sepuluh derajat”. (Shahih An-Nasa’i).

Shalawat Menghantarkan Doa-doa

Berkata Al-Barra’ R.a, bahwa Nabi S.a.w bersabda: “Segala doa itu terdinding (terhalang untuk dikabulkan) dari langit sehingga orang yang berdoa itu mengucapkan shalawat untuk Muhammad dan keluarga Muhammad.”. Dalam riwayat yang lain, “Setiap doa akan terhalang (untuk dikabulkan) hingga dibacakan shalawat kepada Muhammad dan Keluarganya.”. (HR Thabrani).

Setiap do’a akan melalui suatu hijab di langit, ketika dibacakan shalawat kepada Nabi S.a.w maka terbukalah hijab itu dan naiklah do’a itu, tanpa shalawat atas Nabi, maka do’a itu akan tetap tertahan, terpantul dan takkan terkabul, sebagaimana diriwayatkan dari Sayyidina Anas bin Malik R.a, dari Nabi S.a.w; “Tidak satu doa pun kecuali antara do’a itu dan langit terdapat suatu hijab, sehingga dibacakan shalawat kepada Nabi S.a.w. Kalau dibacakan shalawat kepada Nabi S.a.w, maka terkoyaklah hijab itu dan masuklah doa itu. Dan bila tidak dibacakan shalawat, maka kembalilah doanya.”.

Sayyidina Umar bin Khatthab R.a, ia berkata; “Innad du’aa-a mauquufun bainas samaa-i wal ardhi laa yash‘adu minhu syai-un Ä¥attaa tushallii ‘alaa Nabiyyika”, (Sesungguhnya do’a itu terhenti di antara langit dan bumi, sedikit pun tak bisa naik, sehingga engkau bershalawat atas Nabi-mu).

Demikianlah, doa tidak akan dikabulkan tanpa shalawat atas Sayyidina Rasulullah Nabi Muhammad S.a.w. dan Keluarga Beliau S.a.w. Tanpa diiringi shalawat, do’a tergantung di awang-awang.

Penghapus Dosa, Duka dan Penggapai Cita-cita

Shalawat atas Nabi Muhammad dan keluarganya.

Suatu ketika sahabat Ubay bin Ka’ab R.a berkata: “Wahai Rasulullah, saya akan menjadikan seluruh waktuku untuk bershalawat kepadamu“, maka Rasulullah S.a.w bersabda: “Karena itu, seluruh dosa-dosamu akan diampuni dan semua kesedihanmu akan dihilangkan (yakni tercukupi semua kebutuhan dan diberi jalan keluar atas segala masalah). (HR Tirmidzi 2457. Hasan Shahih).

Imam at-Tirmidzi meriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab, dari ayahnya Radhiyallahu anhuma, beliau berkata:

قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، إِنِّي أُكْثِرُ الصَّلاَةَ عَلَيْكَ فَكَمْ أَجْعَلُ لَكَ مِنْ صَلاَتِيْ؟ فَقَالَ: مَا شِئْتَ، قُلْتُ: الرُّبُعَ، قَالَ: مَا شِئْتَ، فَإِنْ زِدْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ، قُلْتُ: النِّصْفَ؟ قَالَ: مَا شِئْتَ، فَإِنْ زِدْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ، قُلْتُ: فَالثُّلُثَيْنِ، قَالَ: مَا شِئْتَ، فَإِنْ زِدْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ، قُلْتُ: أَجْعَلْ لَكَ صَلاَتِيْ كُلَّهَا. قَالَ: إِذًا تُكْفَى هَمَّكَ وَيُغْفَرُ لَكَ ذَنْبُكَ.

“Aku bertanya: ‘Wahai Rasulullah, aku hendak memperbanyak shalawat kepadamu, berapa banyakkah aku harus bershalawat kepadamu?’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Berapa saja sekehendakmu.’ Aku katakan: ‘Seperempat?’ Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Terserah engkau, dan jika engkau menambahnya, maka itu adalah suatu kebaikan bagimu.’ Aku katakan: ‘Setengah?’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Terserah engkau, dan jika engkau menambahnya, maka itu adalah sebuah kebaikan bagimu.’ Aku katakan: ‘Dua pertiga?’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Terserah engkau, dan jika engkau menambahnya, maka itu adalah sebuah kebaikan bagimu.’ Aku kata-kan: ‘Aku akan menjadikan shalawat kepadamu seluruhnya.’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Jika demikian, maka semua keinginanmu terpenuhi, dan dosamu akan diampuni.’”

Di antara hal yang dapat kita fahami dari hadits ini bahwa siapa yang memperbanyak shalawat kepada Allah, di mana dia lebih mementingkannya daripada do’a untuk dirinya sendiri, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memenuhi semua keinginannya yang berhubungan dengan masalah dunia atau akhirat, dan dosanya pun akan diampuni.

Telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Seseorang berkata: ‘Wahai Rasulullah, bagaimana menurutmu jika aku menggantikan semua do’aku dengan shalawat?’

Beliau menjawab: ‘Jika demikian, maka semua keinginanmu akan dipenuhi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, baik keinginan dunia atau akhirat.’”

Al-Imam ath-Thaibi ketika menjelaskan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Jika demikian, maka semua keinginanmu akan dipenuhi,” beliau berkata: “Maknanya adalah semua keinginan dunia dan akhiratmu akan terpenuhi, karena bershalawat kepada beliau mencakup berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekaligus penghormatan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga merupakan sebuah pengorbanan hak diri sendiri dengan tulus dari hati mereka. Sungguh sebuah amal mulia yang keluar dari hati yang agung dan merupakan sebuah amal yang memiliki akibat yang terpuji.

Habib bin Hilal

Habib bin Hilal adalah pengelola dan Editor dari blog ini serta situs Alhabib - Mewarnai dengan Islam.

Recent Posts

Arab Saudi Akan Laksanakan Rukyatul Hilal Zulhijah 1447 H pada Ahad, 17 Mei 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal) untuk menentukan awal…

5 bulan ago

Arab Saudi: Idul Fitri Jatuh Pada Hari Jumat, 20 Maret 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah meminta rakyat kerajaan untuk melakukan rukyatul hilal Syawal 1447 H…

7 bulan ago

Informasi Kapan 1 Syawal 1447 H (2026 M)

Berikut ini adalah informasi astronomis mengenai posisi hilal penentu 1 Syawal 1447 Hijriyah (Idul Fitri…

8 bulan ago

Kumpulan Foto Bulan Sabit (Hilal) 1 Ramadan 1447 H

Bulan Ramadan 1447 H telah ditetapkan oleh setiap negeri atau otoritas keagamaan di seluruh dunia.…

8 bulan ago

Boleh atau Tidak Puasa Rajab?

Berikut ini adalah tulisan dari Pondok Lirboyo yang menggali dalil puasa di bulan Rajab. Hal…

10 bulan ago

Unduh Kalender Islam 2026, Resmi Dari Kemenag RI

Pemerintah RI, melalui Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama telah menerbitkan Kalender Hijriah 2026 M dalam bentuk…

11 bulan ago