Paling Sering Dilihat

  • Kalender Islam NU Tahun 2023 – Versi PDF (91,913)
    Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) telah menerbitkan Kalender Islam Tahun 2023 M yang mendasarkan tanggal-tanggal islam dengan hisab imkanur rukyat sesuai kriteria MABIMS yang baru (Kriteria 364). NU memberi tajuk kalender ini sebagai: "Almanak 2023 (1444/1445 H)". Kalender ini meliputi tahun hijriyah 1444 hingga 1445. Tema kalendernya adalah "Satu Abad Nahdlatul Ulama". Penentuan awal bulan ... <a title="Satu Dekade (setelah) Perang Irak: Sebuah Renungan" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2013/03/satu-dekade-setelah-perang-irak-sebuah-renungan/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Satu Dekade (setelah) Perang Irak: Sebuah Renungan">Baca Selengkapnya</a>
  • Koleksi Kata Mutiara Islam Bertambah (88,388)
    Widget "Kata Mutiara Islam Harian" yang diluncurkan bebarapa waktu lalu, alhamdulillah, cukup mendapat hati dari para pengunjung. Ia telah digunakan oleh lebih dari 1000 orang hingga saat ini. Hari ini saya berkesempatan menambah koleksi kata mutiara yang akan ditampilkan pada widget tersebut. Jika sebelumnya kata mutiara islam berbahasa indonesia hanya berjumlah sekitar 50 hikmah, kini ... <a title="Satu Dekade (setelah) Perang Irak: Sebuah Renungan" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2013/03/satu-dekade-setelah-perang-irak-sebuah-renungan/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Satu Dekade (setelah) Perang Irak: Sebuah Renungan">Baca Selengkapnya</a>
  • Kapan Hari Lahirmu dalam Kalender Hijriyah? (81,141)
    Hmm, mungkin tak banyak yang bertanya seperti itu. Penyebabnya tak lain karena kita telah terlanjur terbiasa dengan sistem penanggalan masehi. Dan sistem kalender islam hanya kita pakai untuk kegiatan keagamaan atau ibadah ritual saja. Tetapi paling tidak dalam beberapa kesempatan, kita tetap memerlukan perangkat atau cara untuk mengetahui: tanggal berapa dalam kalender hijriyah sebuah peristiwa ... <a title="Satu Dekade (setelah) Perang Irak: Sebuah Renungan" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2013/03/satu-dekade-setelah-perang-irak-sebuah-renungan/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Satu Dekade (setelah) Perang Irak: Sebuah Renungan">Baca Selengkapnya</a>
Categories: Hikmah Islam

Satu Dekade (setelah) Perang Irak: Sebuah Renungan

Tanggal 19 Maret 2003, tepat 10 tahun yang lalu, Perang Irak resmi dimulai dengan serangan Amerika, Inggris dan sekutunya ke wilayah Irak di bawah pemerintahan Saddam Hussein. Alasan utama yang dipakai sekutu barat adalah bahwa Irak memiliki WMD (weapons of mass destruction, senjata pemusnah massal – nuklir).

Ketika perang belum dimulai, masyarakat dunia sudah memberi peringatan agar Amerika dan Inggris, pemeran utama yang getol untuk mengebom Irak, tidak melakukan peperangan. Demonstrasi besar-besaran terjadi di berbagai belahan dunia mengecam perang yang akan mereka lakukan.

Demonstrasi Anti-Perang di Inggris meminta pemerintah Inggris dan Amerika untuk tidak pergi berperang ke Irak. (REUTERS/Peter Macdiarmid)

Tepat sepuluh tahun yang lalu, Presiden George W Bush mengumumkan bahwa target-target lokasi-lokasi strategis di Irak sudah diserang dan 100.000 lebih pasukan koalisi mulai memasuki wilayah Irak. Maka dimulailah sebuah perang yang berakibat pada terpecahnya masyarakat Irak, hancurnya infrastruktur yang mereka kembangkan selama ini, terbengkalainya peninggalan-peninggalan bersejarah kaum muslimin dan peradaban dunia, dst. Pada tanggal 9 April 2003, Baghdad pun jatuh ke tangan pasukan koalisi dan Saddam Hussein berhasil ditangkap di lubang persembunyiaannya di Tikrit, Irak pada bulan Desember 2003.

Masyarakat Irak Mengungsi di Bashra, Maret 2003. (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Meratapi Dijarahnya Museum Nasional Irak. Berbagai peninggalan kebudayaan dunia yang tak ternilai harganya hancur atau hilang selama perang Irak. (Photo by Mario Tama/Getty Images)

 

Kebohongan dan Kegagalan Perang

Hingga saat ini, senjata pemusnah massal yang dijadikan alasan utama untuk bisa menyerang Irak tak ditemukan. Karena itulah, banyak pengamat yang menyatakan bahwa perang Irak adalah sebuah kegagalan sebagaimana perang pasukan koalisi di Vietnam dan Afghanistan.

Kepedihan Perang dirasakan Keluarga Ini yang kehilangan Ayahnya karena menjadi korban penembakan pasukan sekutu. (AP Photo/Carolyn Cole, Los Angeles Times)
Pasukan Irak Bergaya di salah satu istana Saddam yang mereka kuasai. (AP Photo/John Moore)

Tak ditemukannya senjata pemusnah massal juga menimbulkan pertanyaan akan motif atau niatan sebenarnya dari barat dalam menyerang Irak. Berita-berita terkini bahkan menunjukkan bahwa intelijen Amerika dan Inggris, CIA dan M16, sudah mengetahui sebelumnya melalui sumber-sumber yang bisa dipercaya dari kalangan pemerintahan Saddam Hussein sendiri bahwa Irak tidak memiliki senjata pemusnah massal. Namun informasi itu tak digubris dan perang tetap dilakukan dengan mengandalkan informasi dari beberapa pencari suaka politik dari Irak yang justru mereka sendiri nyatakan sebagai orang-orang yang tidak bisa dipercaya. Tony Blair, perdana menteri Inggris justru menyatakan sebaliknya kepada parlemen bahwa program senjata nuklir, kimia dan biologis Saddam masih aktif, berkembang dan terus berjalan. (lihat: Gurdian).

Teror dan Perpecahan

Hari ini, Irak masih terpuruk dalam perpecahan politik, perseteruan antar kelompok, teror bom dan ketidakberdayaan dalam mengatasi masalah pemerintahan maupun kemasyarakatan. Mereka masih harus bekerja keras untuk bisa membangun kejayaan negeri yang pernah menjadi mercu suar peradaban dunia dan peradaban islam ini.

Alih-alih membangun gedung-gedung sekolah dan pendidikan, mereka lebih perlu dinding-dinding tebal untuk benteng dari ledakan.

Meskipun secara resmi perang telah diakhiri oleh pasukan koalisi, namun tentara-tentara Amerika masih berkeliaran di Irak untuk alasan lain: mencegah terorisme. Setiap saat, bisa saja rumah-rumah warga Irak disatroni pasukan ini dan digeledah atau ditembaki.

Pasukan Amerika mencari jaringan Al Qaida di Irak, Juli 2012. (AP Photo/Alaa al-Marjani)

Suasana perang memang sudah mulai hilang di Irak dan generasi baru mereka mulai bisa merasakan kehidupan yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Anak-anak Irak bermain saat Idul Adha, Oktober 2012. (AP Photo/Karim Kadim)

Namun Perang Irak sangat perlu untuk dijadikan pelajaran bagi kaum muslimin: tanpa barisan dan persatuan yang kokoh antar negeri-negeri muslim, musuh bisa datang kapan saja memporak-porandakan negeri kita.

Habib bin Hilal

Habib bin Hilal adalah pengelola dan Editor dari blog ini serta situs Alhabib - Mewarnai dengan Islam.

Recent Posts

Arab Saudi Akan Laksanakan Rukyatul Hilal Zulhijah 1447 H pada Ahad, 17 Mei 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal) untuk menentukan awal…

5 bulan ago

Arab Saudi: Idul Fitri Jatuh Pada Hari Jumat, 20 Maret 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah meminta rakyat kerajaan untuk melakukan rukyatul hilal Syawal 1447 H…

7 bulan ago

Informasi Kapan 1 Syawal 1447 H (2026 M)

Berikut ini adalah informasi astronomis mengenai posisi hilal penentu 1 Syawal 1447 Hijriyah (Idul Fitri…

8 bulan ago

Kumpulan Foto Bulan Sabit (Hilal) 1 Ramadan 1447 H

Bulan Ramadan 1447 H telah ditetapkan oleh setiap negeri atau otoritas keagamaan di seluruh dunia.…

8 bulan ago

Boleh atau Tidak Puasa Rajab?

Berikut ini adalah tulisan dari Pondok Lirboyo yang menggali dalil puasa di bulan Rajab. Hal…

10 bulan ago

Unduh Kalender Islam 2026, Resmi Dari Kemenag RI

Pemerintah RI, melalui Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama telah menerbitkan Kalender Hijriah 2026 M dalam bentuk…

11 bulan ago