Paling Sering Dilihat

  • Kalender Islam NU Tahun 2023 – Versi PDF (91,826)
    Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) telah menerbitkan Kalender Islam Tahun 2023 M yang mendasarkan tanggal-tanggal islam dengan hisab imkanur rukyat sesuai kriteria MABIMS yang baru (Kriteria 364). NU memberi tajuk kalender ini sebagai: "Almanak 2023 (1444/1445 H)". Kalender ini meliputi tahun hijriyah 1444 hingga 1445. Tema kalendernya adalah "Satu Abad Nahdlatul Ulama". Penentuan awal bulan ... <a title="Waktu & Tempat Kelahiran Jesus dalam Al Qur’an" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2015/12/waktu-tempat-kelahiran-jesus-quran/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Waktu & Tempat Kelahiran Jesus dalam Al Qur’an">Baca Selengkapnya</a>
  • Koleksi Kata Mutiara Islam Bertambah (87,981)
    Widget "Kata Mutiara Islam Harian" yang diluncurkan bebarapa waktu lalu, alhamdulillah, cukup mendapat hati dari para pengunjung. Ia telah digunakan oleh lebih dari 1000 orang hingga saat ini. Hari ini saya berkesempatan menambah koleksi kata mutiara yang akan ditampilkan pada widget tersebut. Jika sebelumnya kata mutiara islam berbahasa indonesia hanya berjumlah sekitar 50 hikmah, kini ... <a title="Waktu & Tempat Kelahiran Jesus dalam Al Qur’an" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2015/12/waktu-tempat-kelahiran-jesus-quran/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Waktu & Tempat Kelahiran Jesus dalam Al Qur’an">Baca Selengkapnya</a>
  • Kapan Hari Lahirmu dalam Kalender Hijriyah? (80,855)
    Hmm, mungkin tak banyak yang bertanya seperti itu. Penyebabnya tak lain karena kita telah terlanjur terbiasa dengan sistem penanggalan masehi. Dan sistem kalender islam hanya kita pakai untuk kegiatan keagamaan atau ibadah ritual saja. Tetapi paling tidak dalam beberapa kesempatan, kita tetap memerlukan perangkat atau cara untuk mengetahui: tanggal berapa dalam kalender hijriyah sebuah peristiwa ... <a title="Waktu & Tempat Kelahiran Jesus dalam Al Qur’an" class="read-more" href="https://blog.al-habib.info/id/2015/12/waktu-tempat-kelahiran-jesus-quran/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Waktu & Tempat Kelahiran Jesus dalam Al Qur’an">Baca Selengkapnya</a>
Categories: Hikmah Islam

Waktu & Tempat Kelahiran Jesus dalam Al Qur’an

Ada dua kepercayaan kaum Kristiani mengenai kelahiran Jesus atau Nabi Isa, ‘alaihi salam:

  1. tanggal lahir 25 Desember (musim dingin).
  2. tempat lahir kandang domba, sekarang Gereja Nativity di dalam kota Bethlehem (wilayah Tepi Barat, Palestina).

Keyakinan ini sebenarnya tidak memiliki dasar eksplisit (yang jelas) di dalam Kitab Injil yang berlaku sekarang.

Ilustrasi kisah Maryam saat melahirkan Isa di bawah pohon kurma.

Sementara itu, di dalam Al Qur’an, Allah dengan jelas memberitakan kisah kelahiran Nabi Isa ini dengan cerita yang cukup panjang dan lengkap. Dari keterangan di dalam Al Qur’an, terlihat jelas bahwa:

Nabi Isa (Jesus) lahir di musim kurma berbuah di musim panas. Ketika Maryam telah merasa akan melahirkan, ia pergi dan beristirahat di pangkal pohon kurma yang sedang berbuah. Jenis kurma yang disebutkan di dalam Al Qur’an adalah ruthab, jenis yang masak di musim panas.

وَهُزِّىٓ إِلَيۡكِ بِجِذۡعِ ٱلنَّخۡلَةِ تُسَـٰقِطۡ عَلَيۡكِ رُطَبً۬ا جَنِيًّ۬ا (٢٥)

Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. (Surat Maryam [19]: 25)

Tempat kelahiran Nabi Isa adalah di tempat yang jauh dari kota Yerusalem. Tempat ini jauh dari tempat peribadahan di mana Maryam biasa tinggal di bawah pengawasan Nabi Zakaria. Siti Maryam sengaja pergi jauh dari kota karena merasa malu dan khawatir membayangkan apa kata orang mengenai dirinya yang tiba-tiba melahirkan tanpa memiliki suami.

Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. (22) Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia [bersandar] pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. (23) (Surat Maryam [19]: 22-23)

Cerita lengkap kelahiran Nabi Isa di dalam Al Qur’an bisa dibaca dalam surat Maryam.

Dari sana terlihat bahwa, Nabi Isa lahir di musim panas, bukan di bulan Desember yang merupakan musim dingin di wilayah Palestina. Selain itu, tempat kelahiran Nabi Isa bukanlah di kandang domba melainkan tempat yang jauh dari keramaian manusia di bawah pohon kurma.

Tempat yang dipercayai sebagai tempat kelahiran Nabi Isa (Jesus) yang sekarang berada di dalam Gereja Nativity, di kota Bethlehem, Palestina.

Gereja Nativity di Bethlehem yang dipercaya sebagai tempat kelahiran Jesus mungkin dibangun sebagai tempat peringatan. Gereja itu dibangun berdasarkan kepercayaan masyarakat pada masa 300 tahun lebih setelah kelahiran Jesus.

Kepercayaan bahwa Bethlehem adalah tempat kelahiran Jesus memperoleh dukungan dari hadits tentang Isra’ Mi’raj di mana Jibril memerintah Nabi Muhammad saw. untuk sholat kemudian bertanya mengenai tempat sholat tersebut:

Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW bersabda, “Aku diberikan kendaraan lebih baik dari keledai dan bukan bagal, jalannya begitu cepat, lalu aku mengendarainya bersama Jibril as, lalu aku sampai pada suatu tempat. Jibril berkata, ‘Turun dan shalatlah.’ Maka, aku pun melakukannya. Lalu, dia berkata, ‘Tahukah engkau tadi shalat di mana?’ Aku berkata, ‘Aku shalat di Tiba (Madinah) dan kepadanya aku berhijrah.’ Kemudian, dia berkata, ‘Turun dan shalatlah!’ Maka, aku pun melakukannya. Kemudian, dia berkata, ‘Tahukah engkau tadi shalat di mana?’ Aku berkata, ‘Tadi aku shalat di Bukit Sinai dan di situlah Nabi Musa berbicara langsung dengan Allah SWT.’ Kemudian, dia berkata, ‘Turun dan shalatlah!’ Maka, aku pun melakukannya. Kemudian, dia berkata, ‘Tahukah engkau tadi shalat di mana?’ ‘Tadi aku shalat di Bethlehem (Bayt Lahm) dan di situlah Nabi Isa dilahirkan. Kemudian, aku masuk ke Baitul Maqdis dan di situ dikumpulkan para nabi maka akupun diperintahkan oleh Jibril untuk menjadi imam mereka.’” ( HR an-Nasa’i).

Bethlehem (dalam bahasa Yahudi berarti “rumah roti”, dalam bahasa Arab: “rumah daging”), terletak sekitar 10 km di sebelah selatan dari Yerusalem, atau Masjidil Aqsha tempat Siti Maryam tinggal. Jarak sejauh ini sepertinya cocok dengan deskripsi di dalam Al Qur’an yang menyatakan bahwa Maryam pergi ke tempat yang jauh (bisa 3-5 jam dengan jalan kaki) ketika akan melahirkan.

Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

Habib bin Hilal

Habib bin Hilal adalah pengelola dan Editor dari blog ini serta situs Alhabib - Mewarnai dengan Islam.

Recent Posts

Arab Saudi Akan Laksanakan Rukyatul Hilal Zulhijah 1447 H pada Ahad, 17 Mei 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal) untuk menentukan awal…

3 minggu ago

Arab Saudi: Idul Fitri Jatuh Pada Hari Jumat, 20 Maret 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah meminta rakyat kerajaan untuk melakukan rukyatul hilal Syawal 1447 H…

3 bulan ago

Informasi Kapan 1 Syawal 1447 H (2026 M)

Berikut ini adalah informasi astronomis mengenai posisi hilal penentu 1 Syawal 1447 Hijriyah (Idul Fitri…

3 bulan ago

Kumpulan Foto Bulan Sabit (Hilal) 1 Ramadan 1447 H

Bulan Ramadan 1447 H telah ditetapkan oleh setiap negeri atau otoritas keagamaan di seluruh dunia.…

3 bulan ago

Boleh atau Tidak Puasa Rajab?

Berikut ini adalah tulisan dari Pondok Lirboyo yang menggali dalil puasa di bulan Rajab. Hal…

5 bulan ago

Unduh Kalender Islam 2026, Resmi Dari Kemenag RI

Pemerintah RI, melalui Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama telah menerbitkan Kalender Hijriah 2026 M dalam bentuk…

6 bulan ago