Benarkah Al Qur’an Menyatakan Bentuk Bumi Datar?

Foto bumi dari luar angkasa, dari stasiun ruang angkasa ISS memperlihatkan bentuk muka bumi yang bulat. ISS di atas Italia.
Foto bumi dari luar angkasa, dari stasiun ruang angkasa ISS memperlihatkan bentuk muka bumi yang bulat. ISS di atas Italia.

Salah satu dinamika dunia internet adalah munculnya ‘paham‘ atau teori “Bumi Datar” (Flat Earth, flatearth). KepercayaanBumi Datar” ini memperoleh popularitas dengan pernyataan bahwa semua yang kita pelajari di sekolah-sekolah bahwa bentuk bumi adalah bulat hanyalah buah dari konspirasi dan bertentangan dengan logika (penglihatan). Sebagian dari penganut faham bumi datar ini juga mengacu kepada Al Qur’an yang menurut mereka juga menyatakan bahwa bentuk bumi adalah datar (flat earth).

Benarkah Al Qur’an menyatakan bahwa bumi berbentuk tidak bulat? Benarkah Al Qur’an menyatakan bahwa bentuk bumi adalah datar atau lebih tepatnya pipih seperti piringan CD sebagaimana yang digambarkan oleh penganut paham “bumi datar”?

Al Qur’an tidak secara jelas menyatakan bahwa bumi adalah bulat. Sebagaimana banyak ayat-ayat Al Qur’an lainnya tentang fenomena alam, Allah mengajak manusia untuk berfikir, merenungkan berbagai ciptaannya, termasuk tentang bumi kita. Allah mengajak manusia melihat bagaimana bumi diciptakan dan untuk apa bumi diciptakan. Allah menerangkan berbagai macam fungsi bumi dan kegunaannya bagi manusia.

Allah menjadikan Bumi sebagai Hamparan

Salah satu fungsi bumi yang dijelaskan di dalam al Qur’an adalah sebagai hamparan. Ayat-ayat tersebut yang biasa digunakan oleh kaum “flat earth” untuk mendukung faham “bumi datar” mereka. Benar, ada beberapa ayat al Qur’an yang menyatakan bahwa Allah menjadikan bumi ini sebagai hamparan. Contohnya:

  • [Adz-Dzariyat (51): 48] Dan bumi itu Kami hamparkan (farasynaha), maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).
  • [Al-Baqarah (2): 22] Yang menjadikan untukmu bumi sebagai hamparan (firasya)…
  • [Al Hijr (15): 19] Dan Kami telah menghamparkan bumi (madadnaha) dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Juga di surat Ar-Ra’du (13):3 dan Qaf (50):7.
  • [Nuh (71): 19] Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan (bisatho).
  • [An-Naba’ (78): 6] Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? (mihada).
  • [An-Nazi’at (79): 30] Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya (dahaha).
  • [Al-Ghasyiyah (88): 20] Dan bumi bagaimana ia dihamparkan? (suthihat).
  • [Asy-Syams (91): 6] dan bumi serta penghamparannya (thohaha).

Terlihat bahwa Allah menggunakan beberapa kata (farasy, madad, bisath, mihad, daha, suthih, thoha) yang diartikan sebagai hamparan. Hamparan bagi kita adalah sesuatu yang datar. Jadi bentuk bumi adalah datar bukan bulat. Demikianlah argumen mereka yang mempercayai faham bumi datar (flat earth).

Benarkah kesimpulan tersebut? Tunggu dulu!

Dalam bahasa Arab, kata datar berhubungan dengan lurus atau sesuatu yang tidak bengkok, dan disebut sebagai: “sawi” atau “almustafi“. Terlihat dari berbagai kata yang digunakan untuk menjelaskan sifat bumi, Allah tidak menggunakan kata datar sama sekali.

Berbagai pilihan kata “hamparan” yang digunakan oleh Allah di berbagai ayat Al Qur’an lebih menekankan penampakan dan fungsi bumi bagi kehidupan manusia. Jelas sekali bagi kita, manusia, yang ukurannya teramat mungil dibandingkan dengan bumi yang sangat luas, bahwa muka bumi ini tampak seperti hamparan. Banyak dataran yang luas di mana sebagian kecilnya ditempati oleh gunung-gunung. Dan lebih banyak lagi lautan yang luas terhampar di depan mata kita. Dengan bentuk permukaan bumi yang demikian, maka manusia menjadi mudah menjelajahi dan tinggal di dalamnya.

Kerak bumi ibarat karpet (firasy) di atas inti bumi yang panas.
Kerak bumi ibarat karpet (firasy) di atas inti bumi yang panas. Pada gambar di atas, crust adalah kerak bumi tempat manusia tinggal. Di bawah lapisan kerak bumi yang sangat tipis itu ada bara api ribuan derajat Celcius panasnya, namun kita tidak merasakan.

Itulah mengapa Allah menyatakan di dalam surat Al Baqarah (2) ayat 22 yang artinya: Yang menjadikan untukmu bumi sebagai hamparan (firasya)… Kata firasya juga berarti tikar atau dipan. Artinya bumi dihamparkan agar kita nyaman tinggal di atasnya.

Jika kita hubungkan dengan ilmu geologi, maka kita akan faham bahwa bumi yang kita tinggali ini sebenarnya adalah bola api yang amat besar yang dilapisi oleh kerak bumi setebal belasan kilometer. Kerak bumi ini sangat tipis – ribuan kali lebih tipis – dibandingkan dengan garis tengah bumi. Jadi, kerak bumi Allah ciptakan seolah-olah karpet yang terbentang di atas lelehan magma bumi dan melindungi kita dari panasnya. Inilah hikmah lain dari pemakaian kata “hamparan” (firasy) dalam Al Qur’an mengenai sifat bumi.

Jadi, sekali lagi, bumi sebagai hamparan bukan berarti bentuk bumi datar, melainkan penampakan muka bumi yang terhampar luas di depan manusia dan fungsinya sebagai alas bagi aktifitas manusia.

Al Qur’an Menyiratkan Bentuk Bumi adalah Bulat

Lalu, jika Allah tidak menyatakan bentuk bumi adalah datar, apakah Allah menyatakan bahwa bentuk bumi adalah bulat?

Tidak ada ayat al Qur’an yang secara tekstual secara lahiriyah menyatakan bahwa bumi diciptakan dengan bentuk bulat (sama dengan kenyataan bahwa tidak ada ayat yang secara eksplisit menyatakan bahwa bumi bentuknya datar atau flat earth). Namun ada beberapa ayat yang mengindikasikan atau menyiratkan bahwa bentuk bumi adalah bulat. Hal ini dapat dilihat dari kajian arti kata yang digunakan dalam beberapa ayat yang menerangkan fenomena alam di bumi.

Di surat Az-Zumar (39) ayat 5, Allah berfirman :

[39:5] Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq; Dia menutupkan (yukawwiru) malam atas siang dan menutupkan (yukawwiru) siang atas malam …

Gambaran siang dan malam yang saling menutupi jika dilihat dari satu tempat tertentu di muka bumi. Beginilah Allah menutupkan "yukawwiru" malam ke dalam siang dan sebaliknya. Allahu akbar!
Gambaran siang dan malam yang saling menutupi jika dilihat dari satu tempat tertentu di muka bumi. Beginilah Allah menutupkan “yukawwiru” malam ke dalam siang dan sebaliknya. Allahu akbar!

“Menutupkan” (yukawwiru) dalam ayat di atas secara bahasa arab mengandung pengertian “melapisi sesuatu kepada suatu benda yang bundar“, biasanya dipakai dalam istilah “melilitkan surban di kepala“. Asal katanya adalah “kurah” (كُرَة) yang berarti bola atau benda yang bulat (contohnya seperti kepala). Jadi sekali lagi secara tersirat Allah ingin memberitahukan kepada manusia bahwa bentuk bumi itu adalah bulat.

Foto bumi dan siang malam dari angkasa menunjukkan bentuk bumi bulat.
Foto bumi dan siang malam dari angkasa menunjukkan bentuk bumi bulat.

Dalam surat Ar-Rahmaan (55) ayat 33 yang berbunyi :

[55:33] Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup melintasi penjuru (aqthar) langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kewenangan (keahlian / kekuasaan).

Perhatikan bahwa Al-Qur’an menggunakan kata “aqthar” yang diterjemahkan sebagai penjuru (region). Kata “aqthar” ini sendiri dalam bahasa arab mengandung arti diameter atau garis tengah, dan dihadirkan dalam bentuk jamak. Bentuk tunggal dari “aqthar” adalah “quthr”. Suatu bangun tiga dimensi yang memiliki “banyak” diameter adalah elipsoid atau yang cenderung menyerupai itu. Elipsoid merupakan suatu bangun yang bulat menyerupai bola dengan bentuk memipih seperti telur.

Aqthar dalam pembahasan di atas memiliki kaitan dengan kata daha yang disebutkan dalam surat An-Naziat (79) ayat 30:

Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya (dahaha).

Kata Arab “Dahaha” berasal dari kata kerja “daha” yang diturunkan dari kata kerja “dahu” yang dapat berarti membentangkan, mendorong,  melemparkan, menggerakkan. Ibnu Barri mengatakan “Daha al-Ardh” berarti mendorong bumi sehingga bergerak. Juga dapat dilihat berdasarkan asal katanya “dahraj” yang berarti bergerak berputar atau berguling. Disini An-Naazi’at ayat 30 dapat diartikan “Dan sesudah itu bumi Allah gerakkan (didorong sehingga berputar)”.

Bahkan berdasarkan berbagai kamus bahasa Arab, ketika membahas mengenai “dahu” dan turunannya, walaupun memiliki banyak arti seperti membentangkan, mendorong, melemparkan dan menggerakkan, akan tetapi kata-kata kerja itu selalu berkaitan dengan benda yang bentuknya bulat, seperti telur, kerikil, dan mainan berbentuk bulat. Orang yang memiliki perut buncit, disebut perutnya mundahun. Ibu kota Qatar, Doha, juga memiliki akar kata daha yang berarti seperti bentuk payung. Juga idhiyya” atau “adhiyyah” yang diartikan dengan sarang burung onta yang dibuat dengan mengais-ngais pasir dengan kedua kakinya untuk meletakkan telur-telurnya.

Bentuk bumi bulat pepat dalam al -Qur'an. Diameter bumi lebih pendek pada kedua kutubnya dibandingkan dengan pada katulistiwa.
Bentuk bumi bulat pepat dalam al -Qur’an. Diameter bumi lebih pendek pada kedua kutubnya dibandingkan dengan pada katulistiwa. (Catatan: Gambar di atas tidak dibuat sesuai skala, hanya untuk menunjukkan perbedaan diameter saja.)

Terlihat bahwa kata daha berhubungan dengan sesuatu yang berbentuk bulat atau sejenisnya. Seperti kebanyakan telur, bentuk telur burung unta ini tidaklah bulat sempurna seperti bola kaki. Ada sedikit lonjongnya. Ternyata para ilmuwan juga mengetahui bahwa bentuk bumi tidaklah bulat sempurna melainkan agak pipih di kedua kutubnya. Artinya, diameter bumi lebih pendek pada daerah kutub dibandingkan dengan pada daerah katulistiwa.

Dari pembahasan di atas, terlihat bahwa Al Qur’an tidak menyatakan bahwa bentuk bumi adalah datar sebagaimana anggapan mereka yang mempercayai faham “Bumi Datar”. Bahkan sebaliknya, Al Qur’an menyiratkan bentuk bumi yang bulat sesuai dengan kajian ilmiah mutakhir.

Semoga bermanfaat.

 

Save

Save

Save

Related tags:

bumi datar dalam al quran; bumi datar menurut islam; bentuk bumi menurut al quran; flat earth menurut islam; bentuk bumi menurut islam; bentuk bumi menurut alquran; bumi datar menurut al quran; bentuk bumi sebenarnya menurut al quran; teori bumi datar menurut islam; bentuk bumi dalam al quran; bentuk bumi berdasarkan al quran; bumi menurut al quran; bentuk bumi; bumi bulat atau datar menurut al quran; bumi menurut islam; ayat alquran tentang bentuk bumi; bumi menurut alquran; telur unta; bentuk bumi dalam alquran; bentuk bumi dalam islam;

Spread the love

Related Post

23 Comments for “Benarkah Al Qur’an Menyatakan Bentuk Bumi Datar?”

Raihan Rabbani

says:

NASA juga dibuat sama orang kafir, kenapa bapak percaya sama NASA? Kan itu orang kafir. Kan kata bapak ga boleh ngikutin orang kafir. Jadi bingung nih pak?

says:

Bukan tidak boleh, dalam hal kebenaran sains kita bisa mengikuti siapa saja. Saya tekankan dalam beberapa komentar bahwa FE itu dikembangkan orang kafir sebagai respon komentar yang miring tentang data dari NASA yang kafir yang dianggap mendukung bumi bulat.

says:

DATAR / HAMPARAN ITU SUDAH DI JELASKAN , KALAU KARPET KITA GULUNGKAN KE GLOBE YANG BESAR, DAN SEMUT SEBAGAI MANUSIANYA, PASTI SEMUT ITU MENGANGGAP DATAR ( KARENA LUAS )

LAGIAN POPULASI MANUSIA DI DUNIA INI SUDAH BANYAK BELUM DI TAMBAH BINATANG, PESAWAT2 YANG LALU LALANG, MASA IYA TIDAK ADA YANG MENTOK. ( UJUNG BUMI ) ( YANG DI GAMBARKAN ADALAH ADA PULAU TERSEMBUNYI ” HANYA ORANG KEPENTINGAN SAJA YANG TAHU ” ITU SIH JAGONYA HOLIWOOD BUAT KARANGAN FIL ”

KALAU SAYA PERCAYA BUMI ITU BULAT TIDAK SEMPURNA ” SEPERTI TELUR “, SEPERTI APA YANG DI JELASKAN DI ATAS.

PERCAYA PADA AL-QURAN, BUKAN PADA PROBAGANDA ( ANIMASI GRAFIS ) YG TUJUANNYA UNTUK MELEMAHKAN KEBENARAN SAINS AL-QURAN.
( SUDAH MULAI MASUK JAMAN FITNAH BRO ) PERANG PEMAHAMAN DAN CUCI OTAK.

MUSLIM YANG MILIH DATAR MENYALAHKAN NASA/YANG BUMI BULAT, TAPI BISA SAJA INI PROBAGANDA MEREKA, SAMA HALNYA KITA MENUNJUK KE ARAH CERMIN.
( ALIAS TIDAK SECARA LANGSUNG KITA MENYALAHKAN AL-QURAN ITU SENDIRI )

MASIH INGAT KEJADIAN ” PESAWAT MALAYSIA AIRLINES ” DI MANA SEKARANG BANGKAI PESAWATNYA ? ADA YANG BILANG GAK BISA PULANG, KARENA KEHABISAN JALAN DI BUMI ( MENTOK KE UJUNG )

SETELAH PESAWAT HILANG GAK KETEMU, TIDAK LAMA KEMUDIAN PAHAM BUMI DATAR MULAI MENAMPAKAN KE AXISAN NYA SEOLAH-OLAH INGIN MEMBUAT PEMAHAMAN/FAKTA BARU YANG MENGHEBOHKAN DAN MELEMAHKAN KEBENARAN AL-QURAN. .

DI BOHONGIN PAKE AYAT ITU, PADAHAL MEMANG KEBENARANNYA ITU.

MAU PERCAYA YANG BILANG BOHONG ATAU PERCAYA KEBENARAN ( AL-QURAN ?

INTINYA ALLAH SWT ITU MAHA BIJAKSANA LAGI MAHA MENGETAHUI ( MUNGKIN SAJA ALLAH SWT SENGAJA TIDAK TERLALU MENEGASKAN PRIHAL INI.

” MUNGKIN INI ADALAH SALAH SATU UJIAN UNTUK KITA ” AGAR KITA SEBAGAI SESAMA MUSLIM UNTUK MENGAMBIL HIKMAH DAN TETAP BERSATU WALAUPUN ADA PERBEDAAN PEMAHAMAN. ( JANGAN TERPECAH )

ATAU MUNGKIN JUGA INI ” SEBAGAI MOTIVASI AGAR UMAT MUSLIM GIAT BELAJAR DAN AHLI BERBAGAI BIDANG ASTRONOMI ” KALAU SEORANG MUSLIM SUDAH AHLI MASA IYA MAU MENGINGKARI.

HANYA ALLAH SWT YANG TAHU SEGALANYA..

Madridista

says:

Sebenarnya kalo uda. Nnton F E pastii paham

says:

Justru karena sudah nonton, tulisan ini dibuat untuk menunjukkan kesalahan video FE tersebut.

madridista

says:

Udah di bayar berapa emangnya oleh NASA….
Heran saya nama al habib tapi lebih membenarkan sains Dari pada al Quran
Tanda kiamat

says:

Bukan lebih membenarkan sains daripada Al Qur’an tetapi menunjukkan sains yang benar itu sejalan dengan Al Qur’an.

Video FE itu penuh kebohongan atau comot sana sini untuk mendukung faham FE yang tidak sesuai kenyataan.

Silahkan dibaca kembali artikel2 terkair FE di blog ini dan tidak sembarang menuduh orang dibayar NASA karena berbeda pendapat.

cas

says:

Menurut saya lebih baik blig ttg bumi ini di hapus..karna hanya mnimbulkan konflik..bahkan ditakutkan misal “salah” maka sampai akhirat akan di pertanggungjawabkan..apalagi membawa banyak pengikut.
Cukuplah kita membeberkan yg sudah pasti faktanya..lebih pasti pula mendapat pahala he..

says:

Terima kasih atas perhatiannya. Namun, kami percaya akan kebenaran bahwa bumi adalah bulat. Tujuan dituliskannya artikel ini adalah untuk menunjukkan kesalahan dari penganut faham bumi datar yang dipopulerkan oleh orang kafir.

says:

min, Nassa dengan Versi bumi Bulat (GE) Sudah Meraup keuntungan Ribuan Trilliun dr setiap Penelitian dan Pengorbitan Satelit.. mungkin sampai saat ini Jutaan Satelit sedang Mengantung/Melayang di sana, tapi apa.. tidak ada satupun Satelit yg terlihat (Hoax). Membodohi Negara2 Muslim agar Bisa Menerbangkan Satelitnya ke Ruang angkasa!!! Nassa (Kafir) akan Bangkrut Jika Ummat Islam dapat Mematahkan teori GE. ingat min, Langit Bukan Alam Semesta. Konspirasi Global Nassa (Kafir) Demi menguasai Bumi dan Mendanai Perang Hancurkan Negara Muslim.

says:

Silahkan dibaca artikel-artikel terkait lainnya. Khususnya mengenai Satelit Tidak Ada di sini sudah dijelaskan: http://blog.al-habib.info/id/2017/01/belajar-dari-flat-earth-foto-satelit-tidak-ada/

Jika kaum muslimin mempercayai faham bumi datar yang gerakan moderennya diusung oleh orang-orang kafir, ya silahkan. Kita akan semakin bodoh dan tertinggal.

Madridista

says:

Ya menurut saya Islam yang paham ya pastinya bumi itu datar Dan flat earth sudah membuktikannya lewat al Qur’an……
Mengenai satelit….
Kemarin waktu banjir di bima telkomsel mengingatkan bahwa jaringan sedang bermasalah ya memang karna pemancar telkom ikut terkena banjir…na di mana peran satelit kalau memang benar satelit itu Ada…

says:

Silahkan dibaca mengenai Satelit di Blog Alhabib ini juga.

Mengenai kenapa saat banjir, jaringan seluler bermasalah, bisa saja demikian. Satelit tidak digunakan untuk mengirimkan data seluler ke semua pesawat telepon atau smartphone. Ada sistem dan tata kerjanya. Biasanya satelit berkomunikasi dengan stasiun2 pemancar ulang yang dibangun di tempat-tempat tertentu. Barulah dari pemancar ulang ini data komunikasi dilanjutkan ke pemancar-pemancar yang dekat dengan pengguna telepon genggam. Nah, jika pemancar-pemancar ini kebanjiran juga atau sumber dayanya hilang karena banjir, tentu saja akan ada gangguan.

Silahkan dipelajari lebih jauh tentang satelit sebelum mengambil kesimpulan salah.

hendra

says:

saya seorang pelajar dan saat disekolah saya belajar betapa munfiknya dunia manusia selalu berbicara melampaui kodratnya ‘[55:33] Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup melintasi penjuru (aqthar) langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kewenangan (keahlian / kekuasaan).flat earth bukan teori melainkan kesimpulan dari orang yang mencari tahu bukan sok tahu,bukan fakta jika diolah dari data yg salah lebih baik cari sendiri faktanya maka akan semakin banyak orang akan tahu realitas asli dunia ,,,,, karna kebenaran akan tampak menyesatkan di mata orang yg benar2 tersesat

says:

Saya pernah menjadi pelajar dan terus belajar agar bisa membedakan mana yang benar mana yang salah. Bisa mengambil hikmah dan mencerna ayat-ayat Allah di muka bumi juga perlu belajar.

Flat earth adalah kesimpulan dari orang yang merasa cukup dengan pengetahuan dirinya sendiri saja. Ia tidak mau berusaha memahami bukti-bukti dan penjelasan dari orang yang tidak sefaham dengan mereka. Banyak sekali fenomena alam yang tidak bisa dijelaskan dengan teori flat earth. Anda dipersilahkan membaca artikel-artikel terkait di blog ini.

Diperlukan wawasan yang terbuka untuk bisa mencerna artikel ini dan yang terkait serta sampai kepada kesimpulan bahwa flat earth adalah kesalahan. Namun jika tetap tidak mau menerima kebenaran bahwa “bumi datar” adalah sebuah kesalahan, silahkan belajar lagi. Karna kebenaran akan tampak menyesatkan di mata orang yg benar2 tersesat.

Pugman

says:

Ga usah mikir satelit, ga usah mikir nasa. Terlalu sulit untuk dibuktikan. Ini cara paling mudah dimengerti dan hampir semua orang (yang cukup secara ekonomi) bisa buktikan. Buka peta versi bumi bulat dan buka peta versi bumi datar. Lihat dan ingat posisi kutub utara dimana, Indonesia dimana lalu kutub selatan dimana? Okelah penganut bumi datar tidak percaya kutub selatan itu ada, coba ke utara sedikit dan lihat new Zealand!
Bagaimana pembuktiannya?

1. Pergilah ke kutub utara atau eropa utara pada musim panas. Saat itu siang akan lebih panjang dari malam bahkan matahari tidak terbenam di beberapa lokasi, berdiamlah selama beberapa hari. Setelah itu anda terbang ke New Zealand dan Apa yang terjadi di New Zealand? Mereka mengalami musim dingin dan malam lebih panjang. Bagaimana Indonesia? Tetap, siang malam 12jam.

2.Berikutnya pergilah Saat benua selatan khatulistiwa musim panas ke New Zealand, anda akan dapati siang lebih panjang dari malam berdiamlah disana selama beberapa hari kemudian silakan terbang ke eropa, maka anda mengalami sebaliknya musim dingin dengan malam lebih panjang dari siang.

Lalu cek peta bumi datar, lihat bahwa new Zealand ada pada radius lebih luar dan lebih jauh dari Indonesia terhadap kutub utara jadi walaupun matahari dekat ke selatan maka tetap tidak akan mungkin new Zealand akan mengalami siang hari lebih panjang dari malam. Karena kalau negara yang ada di radius lebih jauh dari kutub utara bisa siang lebih lama maka kita juga ngalami hal serupa.

Apa iya waktu matahari diatas new Zealand gerakannya melambat? Lalu cepat lagi waktu diatas samudera?

Lalu soal langit berbentuk kubah, maka hal tersebut akan bertentangan dengan ayat yang mengatakan “Allah meninggikan langit tanpa tiang”. Ini ga pernah dibahas.

Kalau langitnya berbentuk kubah berarti ada bagian langit yang pendek karena bersentuhan dengan bagian tertentu di bumi, dan bagian yang bersandar/bersentuhan dengan bumi itu secara makna akan juga berfungsi sebagai tiang.

Lalu kalau langit tak bisa ditembus, kenapa ada meteor bisa jatuh? Bahkan ada beberapa ulama yang yakin kiamat akan diawali oleh jatuhnya meteor.

Menurut saya teori bumi datar justru seolah mengecilkan ciptaan Allah. Karena langit nan luas diluar bumi sana dianggap tipu muslihat.

gunadi

says:

Perbedaan paham globe dan Flat earth adalah 400T USD….

Seberapa besar bukti yang di buat paham FE takan bisa menggoyahkan paham GE….

Karena FE tidak punya 400 T USD untuk membuktikan NASA itu palsu dan membuktikan bahwa bumi datar dengan POTO..

Imuwan islam terdahulu sebelum adanya galileo jelas pake peta bumi datar…

Datar bukan berarti kotak… bisa aja seperti CD namun namun sedikit elips…. dan bisa saja yanh di sebutkan seperti telur unta itu sebuah lingkaran berbentuk elip….

Maaf saya bodoh dalam alquran

says:

Faham GE tidak memerlukan 400T USD untuk membuktikan kebenarannya. Bahkan sejak jaman dahulu, ilmuwan islam di abad ke-8/9 M, sudah mengenal dan membuktikan bahwa bumi bulat. Tidak jarang para khalifah memerintahkan para ahli matematika atau astronomi muslim untuk mengukur wilayah kekuasaan mereka dengan perhitungan berdasarkan bentuk bumi yang bulat. Hasil perhitungan mereka bahkan cukup teliti sehingga tidak jauh berbeda dengan hasil perhitungan moderen. Contohnya, para astronomer di bawah Khalifah Al Ma’mun pernah mengukur keliling bumi dan menemukan besarnya adalah: 40,248 km. Angka ini cukup dekat dengan perhitungan moderen sebesar 40,068 km.

Paham FE sangat naif karena hanya mengandalkan “apa yang terlihat” oleh mata kepala saja. Padahal sangat nyata bahwa pandangan kita bisa menipu jika kita tidak memiliki tambahan pengetahuan lain. Seperti fenomena perspektif contohnya. Jika kita tidak memiliki pengetahuan bahwa rel kereta api itu bentuknya sejajar dan terpisah satu sama lainnya, kita bisa saja menyatakan bahwa rel kereta api itu bersambungan di ujungnya.

Kadang ilmu kita pribadi belum bisa memahami apa yang disampaikan para ilmuwan. Tetapi itu tidak berarti apa yang disampaikan para ilmuwan adalah sesuatu yang salah.

ahmad

says:

Jauh sebelum ilmuwan barat bilang kl bumi itu bulat, ilmuwan islam sudah terlebih dahulu. Contohnya Al Biruni, yang bisa mengukur keliling bumi dengan keakuratan yang mendekati pengukuran mutakhir.

says:

NASA baru ada dalam hitungan puluhan tahun dan bukan NASA yang menyatakan bahwa bumi itu bulat pertama kalinya. Para ilmuwan, sejak ratusan tahun yang lalu, termasuk para ilmuwan muslim, menyimpulkan bahwa bumi bulat dari hasil kajian ayat-ayat Allah yang ada di alam semesta juga.

Bahkan dalam sejarah islam, hasil kajian para ilmuwan muslim tersebut tidak memperoleh kecaman dari para ulama di jamannya. Tidak ada yang menghujat atau menyalahkan pendapat para ilmuwan muslim yang menyatakan bahwa bumi itu bulat.

Sekarang, sayangnya, sebagian kaum muslimin, mengikuti pendapat Flat-earth society yang justru didirikan oleh kaum di luar islam. Ironis…

Sanjipak

says:

Ilmu Gravitasi itu bohong pak yang ada itu berat massa jenis sama Medan magnet elektromagnetik mohon bertabbayun dulu

says:

Bapak juga silahkan ber-tabbayun tentang gravitasi. Adakah yang salah dengannya?

Berbagai benda jatuh ke bumi karena gaya tarik gravitasi bumi bukan karena massa jenisnya.

Jika hanya karena massa jenis, mengapa benda-benda dengan massa jenis yang lebih tinggi daripada udara tidak beterbangan ke udara yang masa jenisnya lebih kecil?

says:

Maaf sy bukan dari sekte manapun…tapi sy orang islam.dan anti amerika bukankah ketika amerika menyatakan bumi bulat adalah dogma bahkan tidak ada satupun logika yang bisa menjadi bukti atas foto foto animasi bumi bulat.500 tahun lebih dogma bumi bulat telah mendarah daging.sdang pernyataan alquran nyata adanya.bukan permainan kata.jika anda menyatakan bumi bulat silahkan tapi jika kenyataan alquran bahwa bumi datar lewat beberapa ayatnya kenapa ayat ayatbtersebut ditafsirkan salah atau disalahkan jika benar adanya Alloh maha pandai dan menguasai .amerika tak bisa dipercaya.kenapa anda percaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *