Melacak Asal-usul Foto Nabi Muhammad

Bagaimana Cara 36 Comments
Pin Foto Nabi Muhammad

Pada Oktober tahun 2009 yang lalu, kaum muslimin di Indonesia sempat digemparkan dengan berita beredarnya pin bergambar sosok yang diberi label dan dikatakan sebagai Nabi Muhammad. Pin yang beredar di Makassar, Sulawesi Selatan itu menampilkan gambar pasfoto seorang pemuda arab yang mengenakan surban dengan selipan bunga di salah satu telinganya. Pemuda tersebut tampak memikat dengan senyuman yang memperlihatkan sederet gigi-gigi putihnya. Dikatakan bahwa itu adalah gambar Nabi Muhammad saat muda, sebelum diangkat sebagai utusan Allah.

Pin Berasal dari Iran

Dari penyelidikan polisi diketahui bahwa pin tersebut dibawa oleh seorang yang pernah menjadi mahasiswa di Iran. Dari negeri itu ia membawa pin dan juga stiker untuk teman-temannya di Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia. Selain bergambar Nabi Muhammad, di antara mereka juga dikatakan bergambar sahabat Ali dan Hamzah.

Foto Nabi Muhammad dari IranVersi berwarna Foto Nabi Muhammad dari IranDi Iran sendiri foto yang dikatakan sebagai Muhammad remaja itu pernah populer pada tahun 1990-an. Bermula di kota Teheran dan Qum, gambar Nabi Muhammad ini akhirnya dapat ditemui dalam berbagai bentuk dengan beragam variasi yang  mirip dengan contoh gambar di samping ini. Ada yang berupa kartupos, poster, stiker atau menjadi penghias halaman blog dan situs web. Versi gambar yang bersurban hijau ini bahkan dikabarkan dijual secara online oleh seorang seniman Iran.

Di Iran sebenarnya penggambaran Nabi Muhammad juga dilarang. Namun karena gambar tersebut disebutkan sebagai remaja Muhammad, maka ia tidak dilarang. Para ulama di sana menyatakan bahwa remaja Muhammad belum menjadi Nabi dan Rasul saat itu, sehingga kesucian beliau sebagai utusan Allah tidak ternodai oleh gambar tersebut.

Bersumber dari Foto Remaja Tunisia

Foto Remaja Tunisia yang menjadi rujukan foto nabi muhammad di IranPada tahun 2006, Pierre Centlivres & Micheline Centlivres-Demont mengulas asal-usul gambar yang populer di Iran tersebut dalam sebuah publikasi ISIM Review nomor 17. Di sana, kedua penulis menyatakan bahwa, tanpa sengaja mereka melihat kemiripan gambar yang beredar di Iran tersebut dengan sebuah karya foto seorang fotografer berkebangsaan Jerman dalam sebuah pameran di Paris. Foto-foto sang fotografer tentang dunia arab memang pernah sangat populer di dunia barat di masa 1920-an. Salah satu koleksinya adalah sebuah kartupos yang menampilkan foto seorang remaja Tunisia bernama Muhammad atau Ahmad. Foto ini pun sempat menjadi ilustrasi di majalah National Geographic di tahun 1914 dengan keterangan gambar berbunyi: Seorang Arab dengan Bunganya.

Gambar di samping adalah foto tersebut. Terlihat jelas, jika kita bandingkan, bahwa memang demikianlah asal-usul foto yang dikatakan sebagai Nabi Muhammad tersebut. Foto seorang remaja dari Tunisia inilah yang dijadikan sebagai model atau rujukan dari foto-foto atau gambar-gambar lain yang kemudian dikatakan sebagai Nabi Muhammad muda.

Menyikapi Foto Nabi Muhammad

Sebagai seorang muslim, tentu kita meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah sosok yang mulia. Ia merupakan rujukan sekaligus model bagi kaum muslimin. Baik ucapan maupun perbuatannya menjadi panutan dan teladan. Dari berbagai wejangan beliau hingga cara berpakaian akan menjadi sandaran bertindak dan berperilaku bagi setiap muslim. Oleh karena itu, Nabi Muhammad sendiri sangat berhati-hati dan khawatir akan posisi beliau ini dihadapan kaum muslimin. Beliau sangat menyadari betapa ia akan menjadi pusat  rujukan bagi kaumnya. Hal ini tergambar dari ucapan beliau yang diriwayatkan dari kitab Bukhari dan Muslim:

من كَذَبَ عليَّ مُتَعَمِّدًا فلْيَتَبوأ مقعده من النار

Siapa yang berbohong tentang aku secara sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempatnya di neraka“.

Peringatan ini menjadi rambu-rambu bagi setiap orang agar tidak menyatakan bahwa beginilah Nabi Muhammad tanpa ada dasar yang benar. Menyatakan bahwa ada foto Nabi Muhammad, sementara kita semua tahu bahwa kamera baru ditemukan berabad-abad setelah Nabi wafat, tentu juga merupakan sebuah kebohongan. Membuat gambar-gambar Nabi Muhammad secara tidak langsung juga menyatakan bahwa beginilah cara Nabi mengenakan surban, cara beliau memakai pakaian, cara tersenyum dan gerak-gerik lain yang tersurat dari gambar semacam itu. Kalau yang membuat tidak pernah menyaksikan fisik sang Nabi, kebohonganlah yang ia lakukan.

Selain itu, para ulama amat keras bersikap dalam hal ini, yaitu melarang menggambar atau melukiskan Nabi Muhammad, dengan alasan agar kaum muslimin tidak terjebak dalam pengkultusan yang berlebihan. Sebuah sikap yang akan membawa kepada pemujaan sosok atau perwujudan Nabi, baik dalam bentuk gambar maupun patung, yang pada akhirnya bisa memasuki wilayah kemusyrikan, menyembah selain Allah, sebuah dosa yang paling besar. Na’udzubillahi min dzaalik.

Semoga bermanfaat.

untuk teman-temannya di Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI).

Like It?

Comments

About alhabib

alhabib
Alhabib is Editor in Chief of this blog and manager of the website: Alhabib - Coloring with Islam.

36 Comments

  1. Fur,qon 12-May-2010 19:03 Reply

    Abaikan,… Kurang kerjaan tu Orang,.. Semoga di kasi kerjaan yg Bermanfaat tu,.. Tuk,.. Orang Muslim yg bener,.. g ad yg Sanggup Melukiskan Wajah RASULLULLAH SAW,.. dalam Riyawat,.. Jika para Wanita melihat Nabi YUSUF AS berjalan para wanita akan melukai tangannya,.. (karena Nabi Yusuf AS sangat Tampan,.. ) dan Jika para wanita melihat RASULULLAH SAW berjalan para wanita akan memotong tangannya,… Wass…

  2. khadijah Mila 12-May-2010 21:12 Reply

    klo memang gambar tsb benar, mengapa para waliyullah yg telah bertemu dgn Nabi Muhammad SAW didalam mimpi atau secara langsung tidak menggambar/melukis wajah Beliau SAW? berarti yg sengaja menyebarkannya, mreka tidak menghormati Rosul SAW, sdg para waliyullah amat sangat menghormati Beliau SAW sehingga mereka tidak menggambar/melukis serta menyebarkan wajah mulia Beliau SAW

  3. Meia Alfhantunnea 12-May-2010 09:52 Reply

    Tipuan aja sih semua ituh….

  4. sarpi'ina sinambela 11-May-2010 01:53 Reply

    jgn kyak gitu dunx

    cpa yg tau foto Nabi Muhammad

    gk takut ajab

  5. veri 9-May-2010 02:15 Reply

    ada yang sengaja mau mengadu domba,,,,,

  6. veri 9-May-2010 09:15 Reply

    ada yang sengaja mau mengadu domba,,,,,

  7. HAMBA ALLAH 6-May-2010 11:59 Reply

    HE TEMAN-TEMAN MUSLIM DAN MUSLIMAT JANGAN PERCAJE SAMA ISU-ISU KAYAK GITUAN KARNA YANG TAU SEMUANYA ADALAH HANYA ALLAH SWT.

  8. alina 6-May-2010 09:35 Reply

    emang jaman nabi ada kamera atau 3G ya ko ada dokumentasi foto nya…dasar orang aneh

  9. yongga 6-May-2010 05:30 Reply

    setres lu….. bikin kabar g bner…..

  10. ihj 5-May-2010 08:10 Reply

    nak buat org Islam keluar dr landasan akidah la tu…

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*